Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2014

WP 20141202 005Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam  Nasional yang pada tahun 2014 ini memiliki tema : “Hutan Lestari Untuk Mendukung Kedaulatan Pangan, Air dan Energi Terbarukan” dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Pada Hari Selasa 2 Desember 2014. Kegiatan ini bertempat di belakang Terminal Antar Kota Kecamatan Kandangan Utara Kota Kandangan.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Ir. H. Rahmadi Kurdi menyatakan dalam tahun 2014 ini telah dilaksanakan rehabilitasi hutan dan lahan seluas 2590 Ha. Keberhasila dalam kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan perlu dukungan semua pihak sehingga dapat dirasakan arti pentingnya hutan bagi kehidupan.

Dalam kegiatan HMPI dan BMN ini disiapkan 55.000 batang bibit tanaman dari berbagai jenis seperti sungkai, trembesi, durian, langsat, meranti, dll. Yang mana bibit tersebut selain ditanam di sekitar tempat acara ini juga dibagikan ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selata ini. Yang nantinya akan ditanam oleh masyarakat, sehingga arti memiliki tanaman tersebut terus ada dan tanaman tersebut dapat tumbuh subur dan baik.

Read more: Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2014

Pengendalian Banjir di Catchment Area Jaing sub DAS Negara DAS Barito

Pengelolaan Daerah Aliran Sungai
Pengendalian Banjir di Catchment Area Jaing sub DAS Negara Provinsi Kalimantan Selatan
DISERTASI Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Doktor PSDAL
Universitas Brawijaya Malang

SYARIFUDDIN KADIR

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Fakultas Kehutanan Unlam

Forum DAS Kalimantan Selatan

Banjir merupakan peristiwa yang terjadi akibat kondisi tata air dan lahan kritis yang tidak normal serta tingginya curah hujan pada bagian hulu dan tengah suatu DAS atau catchment area melebihi kondisi normal. Curah hujan mengalir kebagian hilir hingga melebihi daya tampung sungai, melimpah dan menggenangi bagian kiri dan kanan sungai.

Sub DAS Negara sebagai bagian dari DAS Barito, mempunyai sejumlah masalah lingkungan terkait dengan fungsinya sebagai pengatur tata air seperti: a) fluktuasi debit air yang tidak normal; b) rawan banjir; c) penyumbang sedimentasi; dan d) lahan kritis, sehingga termasuk salah satu dari 108 DAS di Indonesia yang diprioritaskan penanganannya. Selanjutnya Balai Penelitian dan Pengembangan Daerah Kalimantan Selatan dan Fakultas Kehutanan Unlam 2010 melaporkan bahwa pada bagian hilir sub DAS Negara di Kabupaten Tabalong pada periode tahun 2007 sampai 2010, terdapat 76 lokasi (desa) kejadian banjir dan di Kabupaten Hulu Sungai Utara 149 desa. Selanjutnya Kesbanglingmas Kabupaten Tabalong (2011) melaporkan bahwa kejadian bencana banjir tahun 2005 – 2010 di sub DAS Negara Kabupaten Tabalong cenderung meningkat.

Read more: Pengendalian Banjir di Catchment Area Jaing sub DAS Negara DAS Barito

BPDAS Barito Sosialisasikan Penyuntikan Inokulum Gaharu

IMG-20140507-WA0017

Senada dengan visi Kementerian Kehutanan “Mengelola hutan lestari dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat” mulai tahun 2014 ini BPDAS Barito yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kehutanan memiliki program penyuntikan inokulan gaharu.

Gaharu dipilih karena selain merupakan tanaman asli yang merupakan tanaman yang langka juga diharapkan menjadi potensi besar dalam peningkatan pendapatan masyarakat karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Program penyuntikan inokulasi gaharu merupakan program pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), yang mana dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat guna meningkatkan pendapatan masyarakat didalam maupun sekitar kawasan hutan.

Read more: BPDAS Barito Sosialisasikan Penyuntikan Inokulum Gaharu

RUP BPDAS Barito Tahun 2014

Rencana Umum Pengadaan Barang dan Jasa BPDAS Barito Tahun 2014

RUP BPDAS Barito bagi Penyedia bisa didownload disini


Go to top